Ads 468x60px

SAGKI KE- IV: Keluarga Katolik: Sukacita Injil


Term of Reference SAGKI KE- IV
KELUARGA KATOLIK: SUKACITA INJIL PANGGILAN DAN PERUTUSAN KELUARGA DALAM GEREJA DAN MASYARAKAT INDONESIA YANG MAJEMUK

1. PENDAHULUAN
Pada SAGKI (Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia) I tahun 2000, tema SAGKI terarah pada perwujudan dan pemberdayaan Komunitas Basis menuju Indonesia baru. Gereja Indonesia berharap kehidupan umat dapat tumbuh semakin utuh dan dengan demikian impian kita mengenai Gereja yang kontekstual dapat diwujudkan. Arah SAGKI tahun 2000 tersebut masih diteruskan kembali dalam SAGKI II tahun 2005 dengan harapan Gereja Indonesia dapat Bangkit dan Bergerak dalam upayanya membentuk keadaban publik baru bangsa.

Surat Paus Fransiskus Bagi Pencanangan Hari Doa Sedunia Untuk Kepedulian Ciptaan

Di bawah ini adalah teks dari surat Paus Fransiskus yang dikirim hari ini 10 Agustus 2015 kepada Peter Kardinal Turkson, Presiden Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian, dan Kurt Kardinal Koch, Presiden Dewan Kepausan untuk Persatuan Umat Kristen, dalam rangka pencanangan "Hari Doa Sedunia untuk Kepedulian Ciptaan" yang akan dirayakan setiap tahun pada tanggal 1 September.
***

YAKOBUS

YAKOBUS
" YAkinkan Tuhan - KOBarkan iman - USahakan pertobatan."

Sabtu, 25 Juli 2014

Identitas Diri
Yakobus adalah nama Yunani, yang berasal dari nama Ibrani Ya’aqob. Ia dijuluki sebagai Yakobus Tua, anak Zebedeus dan Salome (bdk. Mat 27:56 dan Mrk 15:40) dari Kapernaum. Zebedeus adalah seorang pedagang ikan yang kaya raya. Sedangkan Salome adalah seorang ibu yang berambisi kuat demi sukses anak-anaknya: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu” (Mat 20:21).

Idul Fitri (Lebaran)


Idul fitri/lebaran adalah metafora berumur panjang, bukan karena berpusat melulu pada kenangan masa lalu dengan tabuh yang berlalu dan bertalu atau memoria nostalgia ketika saling bersilahturahmi sembari silang mengilhami, tapi terlebih sebuah keterbukaan relung hati akan lahirnya rahmat imani dalam hidup harian kita, ziarah dari "gelap" ke "terang", yang dalam bahasa arab disebut "minazh zhulumaati ilan-nuur, sebuah kiasan dalam surat Al Baqarah.

Dari Vatikan untuk Dunia: Ucapan Selamat Idul Fitri 1436 H


"Umat Kristiani dan Umat Islam: Bersama-sama Melawan Kekerasan yang Mengatasnamakan Agama."

Saudara-saudari Muslim yang terkasih,
Dengan senang hati, atas nama seluruh umat Katolik sedunia dan atas nama saya pribadi, saya mengucapkan selamat merayakan pesta Idul Fitri yang penuh kedamaian dan kebahagiaan. Dalam bulan Ramadhan, saudara sekalian sudah melaksanakan banyak kegiatan menyangkut agama dan sosial seperti puasa, doa, sedekah, bantuan kepada kaum miskin, kunjungan kepada sanak saudara dan sahabat. Saya berharap dan berdoa agar buah amal bakti ini dapat memperkaya kehidupan saudara sekalian! 

Ramadhan

Ramadhan adalah metafora berumur panjang, bukan karena berpusat melulu pada kenangan masa lalu dengan tabuh yang berlalu dan bertalu atau memoria nostalgia ketika saling memahami sembari silang mengilhami, tapi terlebih sebuah keterbukaan relung hati akan lahirnya rahmat imani dalam hidup harian kita, ziarah dari "gelap" ke "terang", yang dalam bahasa arab disebut "minazh zhulumaati ilan-nuur, sebuah kiasan dalam surat Al Baqarah.

Inilah sebuah kontemplasi kalbu dari hati "amarah" kembali ke yang fitrah", dari hati yang "iri" kembali ke yang fitri", dari hati "takabur" menjadi "lebur", dari hati yang "mencaci" ke hati yang "suci", dari yang "banyak akal bulus" ke yang "tulus", yang sejati, yang benar-benar asli sebagai potret kehadiran Yang Ilahi dalam kehidupan Yang Insani.

Lukisan Perjamuan Terakhir


Kisah lukisan ini, Perjamuan Terakhir, sungguh menarik dan mendatangkan pelajaran berharga. Perjamuan Terakhir dilukis oleh Leonardo da Vinci. Figur yang mewakili keduabelas rasul dan juga figur Kristus sendiri dilukis dari model hidup. Model hidup lukisan untuk tokoh Yesus dipilih terlebih dahulu. Ketika diputuskan bahwa Da Vinci akan melukis karya besar ini, ratusan pemuda diwawancarai dengan seksama sebagai usaha untuk mendapatkan seraut wajah dan kepribadian yang mencerminkan tanpa dosa dan keelokan, bebas dari carut-marut dan guratan-guratan akibat dosa.