PENDAHULUAN
Kitab Suci memuat semangat Maria, dan diwujudkan dalam tindak devosi sangat menggerakkan hati umat beriman dewasa ini. Devosi yang benar mampu menumbuhkan niat dan tekat untuk berbakti kepada Tuhan. Sebab Maria menjadi pengantara dan ibu yang mengantar kita kepada Tuhan bersama dengan Yesus anakNya. Lebih dari itu Maria tekun memelihara tradisi bangsanya sehingga mampu mendidik Jesus puteranya, dan mempersiapkan Dia terlibat dalam kiprah percaturan kehidupan bangsa dan negerinya. Kita umat beriman kini, juga semakin menyadari dan yakin bahwa Maria dalam kesederhanaannya mampu mengajarkan kepada Jesus dan mengantarkan kita untuk memiliki sikap hidup yang selalu mencari kebenaran, perdamaian dan membangun semangat rekonsiliasi dengan sesama, termasuk dalam memberi motivasi yang benar dalam bidang kemasyarakatan, budaya, pengalaman religiositas dan sosial-politik jamannya.
Kitab Suci memuat semangat Maria, dan diwujudkan dalam tindak devosi sangat menggerakkan hati umat beriman dewasa ini. Devosi yang benar mampu menumbuhkan niat dan tekat untuk berbakti kepada Tuhan. Sebab Maria menjadi pengantara dan ibu yang mengantar kita kepada Tuhan bersama dengan Yesus anakNya. Lebih dari itu Maria tekun memelihara tradisi bangsanya sehingga mampu mendidik Jesus puteranya, dan mempersiapkan Dia terlibat dalam kiprah percaturan kehidupan bangsa dan negerinya. Kita umat beriman kini, juga semakin menyadari dan yakin bahwa Maria dalam kesederhanaannya mampu mengajarkan kepada Jesus dan mengantarkan kita untuk memiliki sikap hidup yang selalu mencari kebenaran, perdamaian dan membangun semangat rekonsiliasi dengan sesama, termasuk dalam memberi motivasi yang benar dalam bidang kemasyarakatan, budaya, pengalaman religiositas dan sosial-politik jamannya.









