Ads 468x60px

Ave crux spes unica: Salam ya Salib satu satunya harapan kami!


PRE - EASTER CANTATA
"Lift High the Cross"
Jumat, 28 Maret 2014 
17.00 – 20.30
@ Graha Anugerah
Jln Merpati II / I 
Gilingan, SOLO – “Spirit Of Loving Others”

Acara dibuka dengan ibadat bersama dan kotbah dari Romo Vikep Surakarta, Rm Budi Wihandono Pr. Ada juga kata sambutan dari Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo serta Ketua Panitia Pre-Easter Cantata – Pdt. Christoffel MD. Estefanus M.Si dari Gereja GUP-dI, Solo. Acara ibadat akan dilanjutkan dengan parade sekaligus visualisasi tablo "Pre-Easter Cantata” dari beberapa koor atau paduan suara Gereja Katolik dan Kristen di wilayah Surakarta dan sekitarnya. 

Adapun acara permenungan dan pujian prapaskah ini juga melibatkan BAGKS (Badan Antar Gereja-Gereja Kristen Surakarta) yang diketuai Pdt. Anthon Karundeng, S.Th serta LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawai Daerah) beserta orang muda kristiani di wilayah Surakarta dan sekitarnya.


PROLOG

Narator 1 : 
Lloyd Larson mengukir sebuah kantata Prapaskah, yang menyoroti kisah dari Minggu Palma sampai dengan kebangkitan Tuhan Yesus. Sebuah perjalanan menuju salib yang diisi dengan semangat dan ibadah penyembahan, dengan menggunakan teks dari penulis-penulis himne dan lagu.

Narator 2 : 
Ukiran ini menyampaikan pesan yang kuat, penuh dengan harapan kekal dan tantangan untuk "Angkat tinggi salib, kasih Kristus dinyatakan!"

Narator 1 + 2 : 
Marilah kita sambut Kantata Prapaskah "Lift High the Cross" karya Lloyd Larson yang didukung oleh paduan suara gereja-gereja anggota BAGKS - Badan Antar Gereja Kristen Surakarta dan juga Gereja Katolik di kevikepan Surakarta


DRAMA MINGGU PALMA ( Markus 11 : 1 - 10 )Narator 2 : 
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: 

Yesus: 
"Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari. Jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini."

Narator 1 : 
Mereka pun pergi, dan menemukan seekor keledai muda tertambat di depan pintu di luar, di pinggir jalan, lalu melepaskannya. Dan beberapa orang yang ada di situ berkata kepada mereka: "Apa maksudnya kamu melepaskan keledai itu?" Lalu mereka menjawab seperti yang sudah dikatakan Yesus. Maka orang-orang itu membiarkan mereka.

Narator 2 : 
Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya. Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.

Narator 1 + beserta seluruh pemain drama berseru : 
Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha tinggi!"

Lagu I : 
Lift Up Your Heads ( PS. Gereja Katholik )


IN REMEMBRANCE ( Dalam Kenangan ) 
Narator 1 : 
Hari-hari setelah kedatangan Yesus di Yerusalem dipenuhi dengan pengajaran dan puji-pujian. Baik pendukung dan penentang menandai kehadiran mereka sebagai kerumunan orang-orang yang mengikutiNya kemanapun Ia pergi.

Narator 2 : 
Hari pesta Paskah akhirnya tiba, Petrus dan Yohanes diutus untuk membuat persiapan penting untuk jamuan itu. 

Narator 1 : 
Pada malam hari, Yesus mengumpulkan murid-muridNya. Ketika mereka makan, Yesus mengambil roti, memberkatinya, dan memecah-mecahkannya.

Lagu II : 
In Remembrance ( PS. GKI Sangkrah )


LIKE A LAMB, THE LORD IS LED AWAY 
(Seperti seekor domba, Tuhan dituntun pergi. )
Narator 2 : 
Setelah jamuan Paskah, murid-muridNya menyanyikan sebuah lagu dan pergi ke Bukit Zaitun.

Narator 1 : 
Yesus berkata kepada mereka:

Yesus: 
"Malam ini, kalian semua akan meninggalkanKu, seperti yang telah dinyatakan dalam kitab suci. Tapi setelah aku bangkit dari kematian, aku akan pergi lebih dulu ke Galilea. Disana aku akan menemuimu."

Narator 2 : 
Yesus pergi ke sebuah tempat bernama Getsemani, dan Ia berdoa dengan sungguh-sungguh. Segera setelah itu sekerumun orang yang dipimpin Yudas yang telah mengkhianati Yesus datang dan menangkapnya.

Narator 1 : 
Dari sana, mereka membawa Yesus pergi ke rumah imam besar dimana dilaksanakan sebuah pengadilan untuk menentukan kesalahannya berdasarkan banyak tuduhan.

Lagu III : 
Like A Lamb, the Lord is Led Away ( PS. Gereja HKBP )



TO MOCK YOUR REIGN 
( Untuk Menghina KekuasaanMu )
DRAMA : Yesus disalibkan ( Matius 27 : 1 - 10 )
Narator 2 : 
Dalam penghinaan keadilan, Yesus diam berdiri di depan Kayafas, imam besar, sementara imam terkemuka lainnya mencari saksi-saksi palsu. Saat fajar, para pemimpin agama membawa Yesus pergi dan menyerahkanNya kepada Pilatus, gubernur Romawi.
Maka kata Pilatus kepada-Nya:

Pilatus : 
"Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?" 

Narator 1 : 
Tetapi Ia tidak menjawab suatu katapun, sehingga wali negeri itu sangat heran.

Narator 2 : 
Telah menjadi kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu atas pilihan orang banyak. Dan pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya yang bernama Yesus Barabas. Karena mereka sudah berkumpul di sana. Pilatus berkata kepada mereka:

Pilatus : 
"Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?"

Narator 1 : 
Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati. Wali negeri berkata kepada mereka:

Wali Negeri : 
"Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?" 

Rakyat: 
"Barabas." 

Narator 2 :
Kata Pilatus kepada mereka:

Pilatus : 
"Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?" 

Rakyat: 
"Ia harus disalibkan!"

Pilatus : 
"Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?" 

Rakyat : 
"Ia harus disalibkan!"

Narator 1 : 
Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: 

Pilatus: 
"Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!"

Rakyat : 
"Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!"

Narator 2 : 
Mencoba untuk menilai situasi, Pilatus akhirnya menyerah kepada tekanan publik. Ia mencambuk Yesus dengan cambuk berujung timah dan menyerahkanNya kepada tentara Romawi. Mereka mengganti pakaianNya dengan sebuah jubah ungu. Sebuah mahkota duri dipasang di kepalaNya dan sebuah tongkat ditempatkan di tangan kananNya untuk melambangkan kekuasaan raja karena mereka mencemooh dan mengejek pengakuanNya sebagai Mesias Allah.

Narator 1 : 
Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia, mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.

Narator 2 : 
Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.

Narator 1 : 
Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak.

Lagu IV : To Mock Your Reign ( PS. GKI Nusukan )



BEHOLD THE LAMB OF GOD 
( Lihatlah Anak Domba Allah )
Narator 2 : 
Setelah sampai di sebuah tempat bernama Golgota, para prajurit memaku Yesus bersama dengan dua penjahat. Mereka meletakkan sebuah tanda di atas kepalaNya yang dibaca 'Inilah Yesus, Raja Orang Yahudi'. Dalam penghinaan, orang-orang berteriak kepadaNya:

Rakyat : 
"Jadi! Jika Engkau bisa merubuhkan Bait Suci dan membangunnya kembali dalam 3 hari, selamatkan dirimu! Jika Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu"


IN THE CROSS ( Dalam Salib )
Lagu V : Be Hold the Lamb of God ( GKJ Margoyudan )
MONOGRAFI : 
Yesus Sang Tersalib dan Si Muda (@Romo Jost Kokoh)

Lagu VI : In The Cross ( PS. GUPdi Pasar Legi )


WHEN I SURVEY THE WONDROUS CROSS 
(Ketika aku memandang salib yang menakjubkan)

Narator 2 :
Setelah melihat kematian Yesus, pejabat Romawi dan prajurit lainnya di penyaliban takut akan apa yang telah mereka saksikan. " Sungguh, ini adalah Anak Allah!" Kata mereka. Banyak wanita yang datang dari Galilea dengan Yesus untuk merawatNya menyaksikan dari kejauhan.

Narator 1 :
Saat malam menjelang, Yusuf, seorang pria kaya dari Aritmatea, mendapatkan izin dari Pilatus untuk merawat tubuhNya. Dia menurunkan tubuhNya, membungkusnya dengan kain kafan dan menempatkanNya dalam kuburan yang baru. Kemudian dia menggulingkan batu besar di pintu masuk.

Lagu VII : When I Survey the Woundrous Cross ( PS Gereja Katholik )


LIFT HIGH THE CROSS OF THE RISSEN CHRIST 
( Angkatlah tinggi salib Yesus yang telah bangkit).

DRAMA : Yesus Bangkit dari Orang Mati ( Matius 28:1-8 )

Narator 2 :
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu:

Malaikat :
"Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."

Narator 1 :
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.


EPILOG:
Lagu VIII :
Lift High The Cross of the Risen Christ ( seluruh peserta kantata )

"Bene cantat bis orat!" (St Agustinus)

0 komentar:

Poskan Komentar