Untuk memahami dan menghayati “HIK” ala Santa Angela, kita perlu mengenal “historia domus”, atau “curiculum vitae”-nya, semacam sejarah kehidupannya: kisah dan panggilannya serta kata-kata atau nasehat bijak bestari yang diwariskannya kepada kita.
Memahami dan menghayati “HIK” Santa Angela penting bagi kita sebagai “putera-puteri”nya, karena kita “berkarya”, mengikuti Kristus melalui dan bersama dengan komunitas yang sarat dan erat dengan figur St Angela sendiri
Spiritualitas “HIK” Santa Angela sungguh amat kaya. Sangat disayangkan kalau kita tidak menimbanya dengan baik dan menghayatinya dengan setia. Oleh karena itu baiklah pada kesempatan ini, kita mendalami beberapa segi spiritualitas yang menurut saya merupakan aspek-aspek penting dalam kehidupan Santa Angela.
Tampilkan postingan dengan label FOUNDING MOTHERS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FOUNDING MOTHERS. Tampilkan semua postingan
Maria dari Copacabana
HIK
: "MOM – Mary Our Mother"-
Sketsa Historiografi Maria,
RJK - 2015
RJK - 2015
5
Oktober 2015
MARIA DARI COPACABANA
Tanggal
2 Februari –hari raya Pemurnian Maria (40 hari sesudah melahirkan)- dan
peringatan Yesus dipersembahkan di Bait Allah- didedikasikan untuk Maria dari
Copacabana, pelindung Bolivia. Fokus
devosi adalah sebuah patung sederhana dari abad ke-16 yang dianggap telah
menyebabkan mukjizat besar di masa itu.
Label:
FOUNDING MOTHERS
St Faustina - Rasul Kerahiman Ilahi.
Pesta
Nama St Faustina - Rasul Kerahiman Ilahi.
Senin, 5 Oktober 2015.
ST
YOHANA MARIA FAUSTINA
YOHANA: aYO Hadapi dengan sederhaNA
MARIA: MAu Rendah hati Ikut Allah
FAUSTINA: FAhami Tuhan, USahakan iman dengan haTI yang sederhaNA.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Bunda Maria dari Glastonbury
4
Oktober 2015
Kehidupan
Maria setelah kematian Anaknya diceritakan oleh beberapa legenda. Salah satu yang paling menarik adalah kisah tentang berdirinya biara
Glastonbury di Inggris. Pendirinya dikatakan adalah Yusuf dari Arimatea, yang memberikan makam miliknya
untuk penguburan Kristus setelah penyaliban.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Catherine Laboure
Sketsa
Historiografi Maria, RJK - 2015.
3
Oktober 2015
MARIA DAN MEDALI WASIAT
Pada
April 1830, Catherine Laboure tiba sebagai biarawati pemula di rumah induk
biara Putri Kasih, sebuah komunitas yang didirikan oleh St. Vincent de Paul,
terletak di Rue du Bac di Paris.Beberapa
hari setelah kedatangannya, ia yang saat itu berusia 25 tahun, berasal dari
Burgundy, mendapat tiga penglihatan, dimana ia melihat hati dari pendiri
komunitas tersebut, Vincent de Paul. Ia kemudian juga menerima penglihatan akan Kristus dan, akhirnya, tiga kali
penampakan Perawan Maria.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Bunda Teresa dari Kalkuta
(Peringatan : 5 September 2014.)
Bunda Teresa lahir di
Albania (1910) lalu hijrah ke Irlandia dan bergabung dengan Suster-Suster
Loreto di Dublin (1928). Setahun kemudian, ia pindah ke Darjeeling, India,
menjalani masa novisiat dan setelah kaul pertama (1931), ia diutus berkarya di
Kalkuta sebagai guru di SMA St Maria, sekolah khusus anak perempuan untuk
orang-orang miskin. Perjumpaannya dengan banyak orang miskin di Kalkuta
membuatnya tergerak melayani mereka. Ia merasa yakin Kristus memanggil dan
mengutusnya melayani orang-orang miskin di kota itu. Maka, sejak tahun 1946, ia
memohon pada pimpinan biara dan uskup setempat untuk diperkenankan mewujudkan
karya pelayanannya itu. Namun, ia tidak mudah mendapatkan ijin.
Label:
FOUNDING MOTHERS
St Helena dan Salib Suci
St Helena sering digambarkan memeluk sebuah salib oleh
sebab menurut tradisi ia menemukan salib Kristus yang asli di Yerusalem.
Sebelum membahas masalah ini lebih lanjut, baiklah kita mengetahui beberapa
informasi yang melatarbelakanginya.
Karena pemberontakan bangsa Yahudi, Kaisar Romawi Hadrian (berkuasa tahun 117-138) menghapuskan nama Yudea dan menamai wilayah itu dengan “Siria Palestina”. Ia juga menjadikan Yerusalem sebagai ibukota yang baru, menamainya “Aelia Capitolina”, dan melarang kaum Yahudi memasuki wilayah sekitar sana. Sementara Yerusalem sebagian besar tetap tinggal puing-puing karena pemberontakan pada tahun 70 (ketika Bait Allah juga diruntuhkan), Hadrian meratakan sisa-sisanya. Hadrian memandang keyahudian sebagai sumber pemberontakan, dan ia juga memiliki pandangan yang sama terhadap kekristenan. Guna melenyapkan pengaruh kekristenan, Hadrian meratakan puncak Bukit Kalvari dan mendirikan sebuah kuil bagi dewi kafir Venus. Ia juga memotong serta meratakan sisi bukit di mana makam Yesus berada dan mendirikan sebuah kuil bagi dewa kafir Jupiter Capitolinus. Ironisnya, penghancuran ini sesungguhnya justru melestarikan tempat-tempat suci tersebut.
Karena pemberontakan bangsa Yahudi, Kaisar Romawi Hadrian (berkuasa tahun 117-138) menghapuskan nama Yudea dan menamai wilayah itu dengan “Siria Palestina”. Ia juga menjadikan Yerusalem sebagai ibukota yang baru, menamainya “Aelia Capitolina”, dan melarang kaum Yahudi memasuki wilayah sekitar sana. Sementara Yerusalem sebagian besar tetap tinggal puing-puing karena pemberontakan pada tahun 70 (ketika Bait Allah juga diruntuhkan), Hadrian meratakan sisa-sisanya. Hadrian memandang keyahudian sebagai sumber pemberontakan, dan ia juga memiliki pandangan yang sama terhadap kekristenan. Guna melenyapkan pengaruh kekristenan, Hadrian meratakan puncak Bukit Kalvari dan mendirikan sebuah kuil bagi dewi kafir Venus. Ia juga memotong serta meratakan sisi bukit di mana makam Yesus berada dan mendirikan sebuah kuil bagi dewa kafir Jupiter Capitolinus. Ironisnya, penghancuran ini sesungguhnya justru melestarikan tempat-tempat suci tersebut.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Ecclesia Semper Reformanda!
“Paus” Yohana
PROLOG
Paus Yohana adalah nama dari seorang paus perempuan Gereja Katolik Roma, yang diduga
menjabat sejak tahun 853 hingga 855, berdasarkan
sebuah legenda yang tersebar pada Abad Pertengahan. Paus Yohana menurut kebanyakan sejarawan kristiani adalah tokoh fiktif, yang mungkin lahir sebagai sebuah
satire anti kepausan pada waktu itu.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Ora et Labora
Teresa Avila
PROLOG
Teresa dari Avila juga dikenal dengan
nama “Teresa dari Yesus” atau “Teresa Besar”. Ia yang dibaptis
sebagai Teresa Sanchez de Cepeda y
Ahumada adalah seorang mistikus dari Spanyol
dalam sejarah Gereja Katolik. Tulisan-tulisan rohani
dari biarawati Karmelit yang termasyhur ini sangat terkenal, padahal dia tidak
memiliki latar pendidikan yang sangat tinggi. Hal ini mengindikasikan, bahwa
dia lebih banyak belajar dari Roh Kudus daripada dari guru-guru yang lain. Dia sendiri adaah seorang pembaharu dari Ordo Karmelit dan bersama dengan Yohanes dari Salib dianggap sebagai pendiri Karmelit Tak Berkasut ” (Ordo Carmelitarum
Discalceatorum-OCD). Pada tahun 1970, dia diberi gelar Doktor Gereja
oleh Paus Paulus VI. Popularitasnya juga merambah ke dunia seni. Ada patung, film, drama,
buku satra, syair lagu, novel, puisi, orkestra yang terinspirasi dari
pengalaman mistik Teresa Avila ini.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Mane Nobiscum Domine
Katarina Siena
PROLOG
Katarina dari Siena
(1347-1380) adalah seorang
perempuan yang bergelar Pujangga Gereja. Mengenai orang kudus pelindung
negeri Italia ini, kita mengutip apa yang ditulis oleh Rhonda Chervin
(dalam Mary Neil OP dan Ronda Chervin, GREAT SAINTS - GREAT
FRIENDS): “Cerita tentang Katarina dari Siena, meskipun kurang
dikenal dibandingkan dengan cerita tentang Fransiskus dari Assisi, adalah
cerita yang spektakuler, penuh semangat dan membuat dirinya disayangi. Siapa
yang tidak akan merasa takjub membaca tentang seorang perempuan yang diangkat
menjadi seorang Pujangga Gereja, yang tadinya buta huruf sampai diajar
membaca oleh Yesus sendiri?”
Label:
FOUNDING MOTHERS
Via Purgativa Via Illuminativa Via Unitiva
Theresia Lisieux
PROLOG
Sebagai seorang frater
skolastik filsafat, tugas kerasulan pertama yang saya dapatkan pada
tahun 1997-1998 adalah mengajar di SMU St. Theresia, sekaligus tinggal di
Paroki St Theresia Jakarta Pusat bersama dua imam tua dari tarekat Jesuit. St
Theresia yang dimaksud disini adalah St. Theresia dari Lisieux (1873-1897). Dia
dikenal juga sebagai “Theresia dari Kanak-kanak Yesus” atau si “Kuntum Bunga
yang kecil” atau “Theresia Kecil” untuk membedakannya dengan
Santa Theresia dari Avila. Paus Yohanes Paulus II memproklamasikannya
sebagai Pujangga Gereja, pada tanggal 20 Oktober 1997 dalam suratnya "Divini
amoris scientia". Sst…Ia adalah salah satu santa yang paling
populer dan disukai oleh banyak orang sepanjang abad ke-20. Mengapa demikian?
Label:
FOUNDING MOTHERS
Ite Missa Est
Maria Magdalena
PROLOG
Maria Magdalena adalah nama salah seorang pengikut Yesus.
Tercandra, dialah murid perempuan yang paling terkenal, yang tercatat-ketat dalam Perjanjian Baru. Namanya disebut 12 kali hanya
dalam keempat Injil, kebanyakan pada saat penyaliban dan kebangkitan Yesus. Peran pentingnya adalah
sebagai orang pertama yang bertemu Yesus pada hari kebangkitanNya. Dia
juga adalah orang pertama yang mengabarkan tentang "Yesus yang
bangkit" kepada murid-murid yang lain. Di lain matra, perdebatan
mengenai identitas dan entitas Maria Magdalena telah berlangsung
sejak masa Gereja Perdana. Mengacu pada beberapa naskah injil apokrif,
Henri-Dominique de Lacordaire, dalam “Sainte Marie Madeleine 1860”,
malahan menegaskan bahwa Maria Magdalena adalah seorang murid istimewa.
Dalam bahasanya: “Magdalena tak setinggi Petrus dalam hirarki,
tapi lebih dekat kepada Yesus melalui hatinya". Satu hal yang
pasti, kita bisa belajar banyak dari tokoh bernama Maria Magdalena ini, bukan?
Label:
FOUNDING MOTHERS
Sacra Crux Sit Mihi Lux
PROLOG
Selama tahun 2009-2011, saya pernah berkarya di sebuah gereja
sederhana yang didesain apik oleh “Burung Manyar” Romo Mangunwijaya. Sebuah
gereja terbuka, yang terletak megah-gagah di Jalan Tugu Raya, Cilincing,
pinggiran Utara Jakarta. Adapun namanya: Gereja Salib Suci. Di lain kesempatan,
ketika, saya mempersembahkan sebuah misa Rabu Abu bagi para karyawan KEKAL
(Keluarga Katolik Lippo) di Gereja St Helena Karawaci, ternyata santa pelindung
paroki ini digambarkan memeluk sebuah salib suci. Yah, menurut tradisi dan
sejarah Gereja, Helena-lah yang menemukan salib suci di
Yerusalem. Ia juga terkenal karena keramahannya kepada para
tawanan, tentara, dan kaum miskin di sekitarnya.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Caritas Christi Urget Nos
Luisa de Marillac
CARITAS CHRISTI URGET NOS
PROLOG
Ada banyak Novena tentang Bunda
Maria bukan? Ada Novena Tiga Salam Maria. Ada Novena Ratu Pecinta Damai. Ada
Novena Bunda Penolong Abadi dan lain sebagainya. Sebuah Novena Maria yang
mungkin pernah anda dengar adalah Novena Medali Wasiat. Yah, pada tanggal 27
November 1830, terjadi penampakan Bunda Maria kepada Sr. Katarina Laboure di kapel rumah induk
sebuah tarekat suster di Paris. Inilah
salah satu kekayaan sebuah tarekat yang lekat-dekat dengan pelbagai karya nyata
bagi kaum marginal. Mereka dikenal sebagai tarekat para suster Puteri Kasih (“PK”) dengan Luisa de Marillac
sebagai pendirinya bersama Vincentius a Paulo.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Donato Ergo Sum
Agnes
Gonxha Bojaxhiu
PROLOG
Masih ingatkah kita,
siapa pemenang
hadiah Nobel Perdamaian tahun 1979 dan sahabat Paus Yohanes Paulus II serta
Lady Diana? Tahukah kita, bahwa
dia juga dihormati sekaligus dicintai oleh banyak
orang, dari pelbagai agama, bangsa dan
budaya? Sebuah kisah nyata tentangnya: Ketika diundang ke University of Notre Dame,
Indiana yang dikelola oleh para imam dan bruder Kongregasi Salib Suci, seorang
teolog elegan bertanya kepadanya: “Mengapa dalam karya karitatif,
anda selalu memberikan ikan kepada orang yang memerlukan, dan bukan pancing
yang diberikan sehingga lebih mendidik orang itu?” Dia menjawab, bahwa orang-orang yang
ditolongnya adalah orang-orang, yang memegang pancing saja sudah tidak bisa!
Sebuah jawaban dari seseorang yang memiliki karunia hikmat. Siapakah dia? Yah,
Bunda Teresa dari Calcuta, a living saint!!!
Label:
FOUNDING MOTHERS
Pax et Bonum
Anselma Bopp
PROLOG
Ketika kita berbicara perihal para suster
Fransiskanes, kerap yang spontan terbersit hanyalah “OSF” yang
di Semarang dengan RS. Elisabeth dan Jakarta dengan Yayasan Marsudirininya.
Tapi, ternyata, ketika kita memperbincangkan lebih mendalam tentang
para suster Fransiskanes, ada pelbagai macam, dengan aneka bentuknya yang
beraneka ragam. Salah satunya adalah Fransiskanes Pringsewu. Orang-orang
Jakarta tidak jarang menyebut mereka sebagai “Suster-suster Kampung
Ambon” (FSGM: Fransiskanes dari Santo Georgius Martir). FSGM
sendiri adalah sebuah kongregasi biarawati multi-nasional, dengan status
Kepausan. Sejarah kongregasi ini juga sudah 150-an tahun lamanya, dengan Maria
Anselma Bopp sebagai pendirinya dan negeri Jerman sebagai tempat karya
pertamanya.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Voyes comme’est simple, il suffit d’aimer
Bernadette Soubirous
PROLOG
Gereja Katolik mempunyai banyak
tempat ziarah. Ketika kita bicara soal pelbagai tempat ziarah, kurang afdol rasanya kalau kita tidak menyebut
tempat ini: Goa Maria Lourdes. Lebih
dari satu setengah abad yang lalu, Bunda Maria menampakkan diri sebanyak 18
kali, dari tanggal 11 Februari hingga 16 Juli 1858 kepada seorang gadis miskin yang
sakit-sakitan. Yah, inilah sepenggal kisah nyata tentang seorang gadis sederhana dari Prancis, yang hampir sepanjang hidupnya
menderita sakit namun dipilih
oleh Tuhan dan Bunda Maria. Sekarang ia diangkat menjadi santa pelindung
orang-orang sakit. Namanya ialah Bernadette Soubirous,
seorang perempuan beriman, yang mengalami
penampakan Bunda Maria, yang jenazahnya masih utuh dan tersimpan dalam peti kaca yang indah di kapel utama St. Gildard Nevers, Prancis, dengan seuntai rosario dililitkan di
sekeliling tangannya. Tubuhnya
masih utuh. Wajahnya juga sangat tenang. O Res mirabilis. O sungguh
mengagumkan!
Label:
FOUNDING MOTHERS
Pro Patria et Ecclesia
Jeanne d’Arc
PROLOG
Jeanne d’Arc (1412-1431) adalah tokoh penting dalam sejarah atau
budaya barat. Sejak zaman Napoleon hingga kini, politisi Perancis dari
berbagai partai telah membangkitkan kenangan terhadapnya. Banyak penulis dan
komponis, termasuk Shakespeare, Voltaire, Schiller, Verdi, Tchaikovsky, Twain, Shaw, dan Brecht, telah menciptakan
berbagai karya musik dan sastra mengenai dirinya. Di Perancis, ia dijuluki La Pucelle yang berarti "sang dara"
atau "sang perawan". Ia
menjadi pahlawan bangsanya pada umur tujuh belas tahun, tapi wafat pada umur
sembilan belas tahun.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Iustitia Omnibus
Dorothy Day
PROLOG
Dorothy Day adalah seorang jurnalis feminis dan penganut atheis
gnostik yang
bertransformasi menjadi aktivis
sosial yang militan dan anggota Gereja
Katolik Roma yang
taat. Dorothy Day yang kerap dianggap sebagai “Bunda
Teresa dari Amerika” itu menjadi
terkenal karena kampanye keadilan sosialnya dalam membela para buruh dan banyak orang miskin. Bersama dengan Peter Maurin, Dorothy
Day yang juga dijuluki “nabi para kaum buruh” mendirikan “Catholic Worker Movement” (Gerakan
Pekerja Katolik), yang dimulai
dengan penerbitan koran “Catholic Worker”. Gerakan sosialnya menyebar-pencar ke kota-kota lain di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris. Pada tahun 1941, ada lebih dari 30 komunitas “Catholic Worker” yang independen namun berafiliasi
dengan “Catholic Worker”.
Pada tahun 2005 telah ada sekitar 100 komunitas
di Australia, Britania Raya, Jerman, Belanda, Irlandia, Meksiko, Selandia Baru,
dan Swedia.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Ut Omnes Unum Sint
Chiara Lubich
PROLOG
Seorang perempuan Katolik
menerima belasan gelar doktor kehormatan. Ia juga menerima pelbagai
kewarganegaraan kehormatan dan penghargaan internasional, di antaranya yaitu
Hadiah Templeton untuk kemajuan di bidang Agama (1977), Hadiah Pendidikan
Perdamaian UNESCO (1996) dan Hadiah untuk Hak Asasi Manusia (1998). Dia juga
telah menulis lebih dari 40 buku tentang spiritualitas, yang banyak di
antaranya telah diterjemahkan ke dalam 20 bahasa. Dia adalah salah seorang
figur spiritual terkemuka dalam dunia Katolik, dengan komitmen yang tajam dalam
persatuan Gereja dan dialog antar umat beriman. Siapakah dia? Dialah Chiara
Lubich (22 January 1920 – 14
Maret 2008) seorang perempuan Katolik taat, pendiri dan presiden Gerakan Focolare, yang kini
tersebar-pencar di 182 negara dan memiliki jutaan anggota dan pengikut dari
pelbagai agama dan budaya.
Label:
FOUNDING MOTHERS
Langganan:
Postingan (Atom)


















.jpg)



