Ads 468x60px

Rangkuman Perkembangan Politik di Eropa sampai Senin, 23 Maret 2015


1. Partai Sosialis Perancis tidak mendapatkan lagi suara terbanyak. Berakhirnya era sosialisme di negara Santa Jean d'Arc. Politik Perancis bergerak ke sayap kanan yang dipimpin oleh Sarkozy.

2. Mayor kota Milan, Giuliano Pisapia dari Partai Demokrat (sayap kiri), memutuskan untuk tidak akan lagi mencalonkan dirinya dalam Pemilihan mayor kota berikutnya tahun 2016. Terbuka kesempatan bagi para kandidat baru, baik dari partai sayap kiri dan sayap kanan.


3. Pemilihan di Andalusia, Spanyol, menempatkan pada posisi pertama Partai Sosialis (Partido Socialista Obrero Espanol/Psoe) yang dipimpin oleh Susana Diaz.

4. UE mengecam serangan teroris di Tunisia.

5. Tim Intelligence UE bersatu melakukan operasi 'Jot mare' untuk memerangi Immigration traffic.

6. Ukraina: Situasi semakin membaik.

7. UE ok atas proposal misi keamanan di Libya. Italia siap.

8. Polandia: Green Politic di kota Slupsk. Major kota mengajak para pekerja publik untuk bersepeda ke kantor demi menghemat uang dan waktu.

9. Washington dengan dukungan Nato menyebarkan di negara-negara Baltik 3000 prajurit untuk tiga bulan ke depan. Terlebih lagi telah tiba di Estonia 14 pesawat F16 AS untuk membuat latihan dengan penerbangan dari negara Baltik.

10. Oleh sebab itu Rusia memobiltasi 80 ribu prajurit untuk latihan militer luar biasa di Artik, di Cecenia.

11. UE: "No" atas sanksi-sanksi baru terhadap Rusia.

12. Rusia: Putin: "Kami telah membantu jutaan orang Rusia di Crimea".

13. Frankfurt. Serangan grup anarki atas kantor pusat Central Bank of Europe yang baru. 90 polisi luka-luka. Lebih dari 350 orang ditahan.

14. Vatikan. Paus Fransiskus: "tidak ada satu pun tindak kejahatan yang layak hukuman mati." Pertemuan hari Jumat 20 Mar dengan para anggota dari International Commission against the death penalty di Vatikan. "Betapapun seriusnya tindak kejahatan, hukuman mati tidak membawa keadilan kepada korbannya, tetapi lebih mendorong pembalasan dendam dan menghalangi segala harapan akan pertobatan dan reparasi atas kejahatan yang telah dilakukan."


15. Vatikan-China. Detik-detik terakhir. Polisi China menculik 2 orang Imam Katolik di Mutanjiang (Heilongjiang). Pst. Quan Shaoyun, 41 th, dan Pst. Cao Jianyou, 43 th, baru selesai merayakan Misa, ketika sekelompok polisi menangkap dan membawa mereka ke sebuah tempat yang tak diketahui.

0 komentar:

Poskan Komentar