Ads 468x60px

Verbum est Evangelicum - Lima Langkah Proses Evangelisasi

Pertama :
Berteman dengan orang-orang
• Seorang pewarta harus sering menemui orang2 dan bersahabat dengan mereka
• Senyuman dan sapaan sederhana merupakan awal proses berteman.
• Memiliki rasa rindu bertemu orang2 dan sungguh2 mencintai mereka.
• Tidak melihat orang sebagai obyek/sasaran, melainkan sebagai manusia
• Flp 2 : 3 – 4. Perlakukan orang lain lebih utama dari diri sendiri dan mengutamakan kepentingan orang lain
• Yoh 4 : 4 – 42 . Yesus mengidentifikasi diri dengan seorang perempuan di sumur.

F amily
O ccupation
R ecreation

S etting/situation (Ef 5:16)
I nterest
N atural abilities (Ef 4:29)
N eed (Luk 6:27)
E xpectations (Yoh1:38)
R esponse (Luk 10:6-10)
S pritual survey


Kedua :
Sharing Iman
• Pengalaman iman menghidupkan warta keselamatan
• Pengalaman iman adalah contoh hidup tentang hadirnya kuasa Tuhan dalam kehidupan kita
• Ungkapkan kesaksian tentang apa yang telah Allah perbuat dalam hidup kita, bukan sebaliknya, secara benar dan jujur
• Merangsang orang utk mau menceritakan pengalaman iman mereka
• 1 Ptr 3:15-16. Bersiap sedialah setiap waktu utk memberi pertanggungan jawab tentang pengharapanyang ada padamu, dengan lemah lembut, sopan dan hati nurani yang murni
• Why 12:11. Mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba dan oleh kesaksian mereka.
• Flp 3:5-16. Kesaksian Paulus I
• 1 Tim 1:12-17. Kesaksian Paulus II


Ketiga :
Kisah Kristus
• Sharing tentang kisah Kristus dengan mengemukakan pesan Injil
• Pewartaan Injil adalah pewartaan Kabar Keselamatan berdasarkan Kitab Suci
• Pesan Utama : 4 Kebenaran Pokok Injil


Keempat :
Ajakan Untuk Bertobat
• Roh Kudus yang bekerja pada setiap orang (baik yang percaya maupun yang tidak percaya)
• Bukan pewarta yang mempertobatkan, tetapi Roh Kudus.
• Jangan memaksa orang untuk mengambil keputusan, tetapi kita undang mereka/menunjukkan jalan menuju Kristus (Yoh 1:35-51. Lihatlah Anak Domba Allah....) dan (Yoh 3:29-30)
• Yoh 6:44. Tidak ada yang datang ke Yesus, jika tidak ditarik oleh Bapa


Kelima :
Integrasi ke dalam Komunitas
• Penting bagi orang yang baru menerima Kabar Gembira (jika tidak mereka akan kembali kepada kebiasaan semula)
• Mengundang orang untuk menjadi lebih terlibat di dalam iman komunitas
• Tanggung jawab seorang pewarta berakhir di sini, selanjutnya para imam dan guru uang melanjutkan tanggung jawab atas pertumbuhan rohani (bimbingan pastoral, katakese dan sakramen)
• Seorang pewarta yang baik tidak akan mengecilkan gereja lain, pewarta/pembina lain.
• Menjelaskan perlunya hidup Kristiani yang seimbang
• Berikan bahan bacaan (Injil Yohanes)
• Memenuhi kebutuhan pastoral yang mendesak (Misa Minggu, Kategorial)


Hidup Kristiani Yang Seimbang :
Roda dengan lima jari-jari :
• Doa
• Pendalaman kitab suci
• Komunitas
• Pelayanan
• Bersaksi

Doa
• Cara berkomunikasi dengan Allah (bisa setiap saat)
• Bicara Jujur dengan Allah
• Contoh : Luk 11:1-13
• Factor Inti dalam doa adalah SIKAP.
• SIKAP mencerminkan :

o Persatuan dengan Allah
o Adorasi
o Syukur
o Pengakuan dosa
o Permohonan
o Doa syafaat
o Penyerahan diri

Pendalaman Kitab Suci
• Bacaan terbaik bagi seseorang yang baru di-Injili adalah Kitab Suci (Injil Yohanes)
• Anjurkan/luangkan waktu 10 menit per hari untuk membaca KS
• Surat Cinta Allah : 2 Tim 3:14-17

Komunitas
• Persekutuan bukan soal pribadi, melainkan pengalaman suatu komunitas (Mat 18:19)
• Mendoring orang2 yang baru bertobat utk aktif ke Gereja
• Ajakan untuk menghadiri Misa adalah yang terbaik

Pelayanan
• Kita dipanggil untuk saling membasuh kaki (Yoh 13:1-17)
• Siapa ingin menjadi yang terbesar, harus menjadi hamba (Mat 20:20-28)
• Ajarkan untuk berdoa supaya Tuhan membimbing mereka lepada pelayanan
• Mendorong untuk memanfaatkan karunia2 dan bakat2 yang telah dianugrahkan oleh Allah

Bersaksi
• Pengalaman iman bukan untuk disimpan sendiri
• Kabar Gembira bukan untuk dirahasiakan
• Yesus memanggil kita untuk menjadi saksiNya (Kis 1:8 dan Rom 10:9)
• Membagikan pengalaman iman akan menguatkan “Penyerahan Diri” kita

KUNJUNGAN RUMAH
- Persiapan
• Tentukan siapa yang akan dikunjungi
• Siapkan semua bahan bacaan yang dibutuhkan
• Siapkan surat pengantar (dari imam/paroki, kartu kunjungan dan buletin paroki)
• Telponlah lebih dulu 

- Selama Kunjungan
• Pakaian yang sopan
• Bersikap Jujur, tidak berpura-pura
• Bersandar pada Tuhan, jangan risau karena berhasil/tidaknya sebuah kunjungan tidak dapat diukur dengan norma manusia

- Setelah kunjungan
• Mengirim surat ucapan terimakasih
• Setelah beberapa hari, telpon untuk menegaskan apa yang telah disepakati
• Ambil tindakan yang perlu untuk bimbingan pastoral
• Doakan mereka

0 komentar:

Poskan Komentar