“Dalam setiap percintaan
Kuselalu manis terasa
Dalam kisah ini
Entah mengapa banyak yang terjadi
Pernikahan dini
Bukan cintanya yang terlarang
Hanya waktu saja belum tepat
Merasakan semua”
Bagi orang Katolik, pernikahan di Gereja bukanlah sekedar upacara belaka. Pernikahan adalah sakramen. Artinya, "tanda/bahasa isyarat" dari Tuhan. Ada beberapa isyarat/lambang yang digunakan dalam Sakramen Pernikahan, misalnya cincin, lilin, salib dsbnya. Tetapi dua isyarat yang terpenting adalah janji dan berkat pernikahan. Keduanya menyampaikan hal yang sama: kita menyatakan janji setia satu sama lain sementara Tuhan juga menyatakan janji setia kepada kita.
Kuselalu manis terasa
Dalam kisah ini
Entah mengapa banyak yang terjadi
Pernikahan dini
Bukan cintanya yang terlarang
Hanya waktu saja belum tepat
Merasakan semua”
Bagi orang Katolik, pernikahan di Gereja bukanlah sekedar upacara belaka. Pernikahan adalah sakramen. Artinya, "tanda/bahasa isyarat" dari Tuhan. Ada beberapa isyarat/lambang yang digunakan dalam Sakramen Pernikahan, misalnya cincin, lilin, salib dsbnya. Tetapi dua isyarat yang terpenting adalah janji dan berkat pernikahan. Keduanya menyampaikan hal yang sama: kita menyatakan janji setia satu sama lain sementara Tuhan juga menyatakan janji setia kepada kita.









